Kami baru saja membuka situs Diknas di mana sebelumnya kami dapat dengan bebas mengunduh data siswa lengkap, kini bukan saja hanya tersedia data yang telah dihilangkan sebagian (tanpa alamat dan tempat/tanggal lahir), tapi juga telah muncul sebuah pop-up bertuliskan:
Mohon maaf fasilitas download data siswa secara online real time telah ditutup. Selanjutnya mohon menghubungi Kantor Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten setempat untuk melakukan verifikasi dan validasi data siswa dimaksud. Mohon maaf atas ketidaknyamanan layanan online ini. Ttd.Admin Dapodik
Di halaman muka situs itu juga tersedia pengumuman ini:
Pengumuman
Penutupan Fasilitas Download dan Upload Data Siswa
Berkenaan dengan berakhirnya jangka waktu upload pemutakhiran data siswa (NISN) dan sekolah (NPSN) per 1 Oktober 2008 dan proses verifikasinya. Seiring juga dengan masukan dari masyarakat terkait dengan kerahasiaan data maka fasilitas download dan upload detil data siswa secara online real time ditutup. Khusus upload data siswa dapat dilakukan hanya untuk tingkat 1, 7 dan 10.
Untuk selanjutnya bagi para sekolah, siswa dan para orangtua siswa yang berkepentingan melakukan pemantauan validasi dan verifikasi detil data terkait dapat dilakukan secara offline melalui Kantor Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten setempat. Adapun untuk segala masukan dan laporan masyarakat terkait dengan validitas data siswa dan sekolah dapat disampaikan langsung ke Kantor Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten di wilayah kerja masing-masing.
Mohon maaf atas ketidaknyamannya pada layanan online ini dan mohon senantiasa peran aktif masyarakat untuk memantau ketersediaan data pokok pendidikan agar selalu akurat dan valid untuk masa depan online kemajuan pendidikan Indonesia.
Ttd
Admin Dapodik
Berita ini adalah berita terbaik dalam minggu ini sehubungan dengan
blunder Diknas dan data NISN siswa-siswi Indonesia yang sudah mulai kami protes sejak Sabtu, 10 Oktober 2008 setelah membaca posting di blog
Treespotter.
Masih ada beberapa hal lain yang perlu sama-sama kita check dan awasi untuk beberapa saat ke depan, namun saat ini mari kita berikan tepuk tangan yang meriah untuk kita semua. Untuk suara yang kita buat secara bersama-sama.
Tepuk tangan untuk
Treespotter,
Fajar Jasmin,
Budi Putra,
Pitra Satvika,
Avianto dan juga
Khalid Mustafa, yang dengan daya upaya masing-masing menyuarakan hal ini.
Tepuk tangan juga untuk semua blogger yang masing-masing tulisannya telah ikut menjadi suara bagi keinginan kita melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai kemungkinan buruk yang dapat tercipta karena data yang sedianya online.
Tepuk tangan untuk semua pengelana maya di
Plurk dan
Twitter juga semua anggota mailing list apapun yang bersedia untuk bersuara dan meneruskan suara-suara kami.
Dan tak kalah penting, mari beri tepuk tangan untuk Dapodik dan Diknas untuk keterbukaan mereka atas kritik dan langkah kongkret yang dilakukan.
Tepuk tangan untuk kita semua karena kita minggu ini telah berbuat sesuatu untuk Indonesia kita yang tercinta.